Layanan Perpustakaan UMK Buka Kembali Setelah Pandemi

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

UMK - Perpustakaan UMK resmi membuka kembali layanan baca di tempat setelah Kota Kudus berhasil melewati puncak gelombang ke-tiga COVID-19. Lantai 2 perpustakaan UMK kembali menerima pemustaka yang ingin membaca secara langsung dan memanfaatkan layanan yang ada. 

Sejak 16 Maret 2020 Perpustakaan UMK memang membatasi akses layanan di lantai dua. Para pengunjung yang ingin meminjam buku di layanan sirkulasi akan dibantu oleh petugas perpustakaan mencarikan bukunya dan tidak diperbolehkan untuk mencari buku sendiri. Sedangkan perpanjangan pengembalian buku dapat dilakukan melalui Whatsapp ataupun datang langsung. Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. 

Setelah satu tahun tutup, akhirnya senin 28 Maret 2022 layanan baca ditempat kembali di buka. Pemustaka dapat berkunjung di perpustakaan UMK setiap hari senin-jumat  pukul 08.00-16.00 WIB dan khusus di hari sabtu pukul 08.00-14.00 WIB. 

Kabar ini menyebar ke telinga mahasiswa Universitas Muria Kudus “Senang rasanya karena bisa lebih mudah lagi untuk mengakses buku sesuai yang diinginkan dan bisa mengerjakan tugas di lantai dua perpustakaan UMK” Tutur cantika seorang mahasiswa dari fakultas psikologi Universitas Muria Kudus. 

Tidak hanya dapat memanfaatkan layanan baca di tempat, pemustaka juga dapat memanfaatkan berbagai layanan seperti layanan sirkulasi, layanan referensi, layanan multimedia, layanan repository, layanan deteksi plagiat, pojok PKM, layanan skripsi, layanan print dan scan, layanan foto copy, layanan curhat, layanan kafe mini perpustakaan, layanan literasi informasi, UMK studio, e-book, layanan online, dll. 

Layanan kekudusan dan juga Waroeng Prancis akan segera menyusul untuk dibuka. Namun, untuk saat ini dua layanan ini masih belum dibuka untuk pemustaka. 

“Meskipun Perpustakaan UMK telah membuka layanan baca di tempat, kapasitas pengunjung lantai dua maupun lantai tiga perpustakaan masih dibatasi” Ucap Asih “Maksimal pengunjung di setiap lantai berjumlah 25 orang saja“ Imbuh pustakawan UMK tersebut. 

Pemustaka yang datang dihimbau untuk tetap mentaati protokol kesehatan dengan menerapkan gerakan 5M seperti menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan/menggunakan hand sanitize, menghindari  kerumunan dan membatasi mobilitas.(Meta)