Ratusan Pustakawan Ikuti Semiloka SLiMS

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

UMK – UPT. Perpustakaan Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Senayan Library Management System (SLiMS) di ruang seminar lantai IV Gedung Rektorat,  Kamis (5/3/2015) lalu. Kegiatan ini diikuti oleh para pustakawan sekolah dan perguruan tinggi di Kudus dan sekitarnya.

Kepala Perpustakaan UMK, Noor Athiyah, SS. M.Hum., mengemukakan, sebanyak 105 pustakawan dari tingkat SD, SMP, SMA di Kudus, Pati, dan Jepara, ikut ambil bagian dalam Semiloka ini.

Hadir pula pustakawan dari berbagai perguruan tinggi, antara lain dari Pliteknik Negeri Semarang (Polines), Universitas Terbuka, Unika Soegijopranoto, dan STAI Mathaliul Falah. ‘’Selain itu, ada juga perwakilan dari Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora),’’ ujarnya.

‘’Penyelenggaraan Semiloka ini bertujuan memberikan bekal kepada para pustakawan, khususnya di Kudus dan sekitarnya agar bisa menerapkan perpustakaan yang otomasi, sehingga pustakawan bisa memberikan layanan yang baik dan cepat,’’ tuturnya.

Hendro Wicaksono, menjelaskan, SliMS adalah program Open Source Software (OSS) berbasis web yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan automasi perpustakaan (library automation) skala kecil hingga skala besar. ‘’SLiMS mendapatkan penghargaan ICT Award tahun 2009 katagori Open Source System terbaik,’’ terangnya.

Developer SliMS itu pun memaparkan bagaimana pengelolaan perpustakaan menggunakan SLiMS 7 Cendana yang merupakan generasi terbaru SLiMS. ‘’Kuncinya, gunakan software yang tepat dan software yang dikuasi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada,’’ urainya memberikan tips.

Dia menambahkan, di Indonesia SLiMS sudah digunakan oleh ratusan perpustakaan-perpustakaan, mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, bahkan lembaga bonafid seperti KPK, Yayasan Tifa, dan Wahid Institute juga menggunakannya. ‘’Beberapa perpustakaan di Jerman, Spanyol, dan Timur Tengah juga ada yang menggunakan SliMS,’’ ungkapnya.

Sementara itu, selain Hendro Wicaksono, hadir pula sebagai narasumber dalam Semiloka ini, Heru Subekti (Komunitas SliMS Kediri) dan Purwoko (Komunitas SliMS Yogyakarta). Penyelenggaraan Semiloka oleh UPT. Perpustakaan UMK ini juga didukung oleh Komunitas  SLiMS Semarang, Kendal, Jepara dan Kudus. (Erizt-Portal)

Lihat juga pada artikel surat kabar : http://jateng.tribunnews.com/2015/03/06/hendro-wicaksono-ada-hal-yang-takkan-tergantikan-di-perpustakaan