Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Kudus - Kudus, Selasa 29 Maret 2022 bertempat di gedung perpustakaan IAIN Kudus lantai 4 telah dilaksanakan pelatihan aplikasi SLiMS Bulian versi 9.4.2 Acara ini dihadiri oleh 50 peserta dari berbagai latar belakang mulai dari pustakawan perpustakaan sekolah, perpustakaan madrasah, dan perpustakaan perguruan tinggi. Peserta paling jauh terpantau berasal dari kota Jombang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh organisasi IPI dan disponsori oleh penerbit Erlangga dan Smartech Solution. 

Ketua IPI Sutarno, S.Hum  dan Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Kudus Wahyu Haryanti turut hadir dan memberikan sambutan acara. Ibu Wahyu selaku Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Kudus dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Alangkah baiknya jika perpustakaan sebagai sumber pengetahuan dapat memperluas jangkauan pemustakanya dengan membuatnya dalam bentuk digital. Perpustakaan yang mudah diakses dari mana saja dan kapan saja tentunya akan dapat meningkatkan minat baca masyarakat khususnya bagi para siswa.”

Materi pelatihan dibawakan M.D.W. Eristianto, A.Md.  selaku pustakawan Perpustakaan Universitas Muria Kudus. Materi yang disampaikan pada pelatihan kali ini mengenai pengenalan Sistem Automasi SLiMS secara dasar. Automasi ini dikembangkan oleh Tim Pusat Informasi dan Humas Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Pemilihan SLiM dibandingkan dengan system automasi lainnya didasari oleh beberapa pertimbangan seperti automasi SLiMs merupakan system yang open source dan sudah memiliki anggota komunitas yang lumayan banyak sehingga jika terjadi kesulitan yang mungkin nanti akan dialami oleh pustakawan, mereka dapat mendiskusikannya dengan komunitas. 

“Sampai saat ini masih banyak perpustakaan sekolah di daerah Kudus yang menggunakan sistem manual atau konvensional tanpa bantuan automasi. Hal ini yang mendasari diadakannya pelatihan SLiMS ini. Diharapkan setelah adanya pelatihan ini, perpustakaan sekolah yang tadinya masih menggunakan sistem manual dapat beralih ke sistem automasi yang tentunya akan mempermudah pekerjaan mereka.” Ujar Erist selaku pengisi materi. 

Materi yang disampaikan sangat jelas, bermanfaat, dan dapat memberikan gambaran mengenai system automasi SLiMS. Ujar Asih selaku peserta.(Meta)

 

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

UMK - Perpustakaan UMK resmi membuka kembali layanan baca di tempat setelah Kota Kudus berhasil melewati puncak gelombang ke-tiga COVID-19. Lantai 2 perpustakaan UMK kembali menerima pemustaka yang ingin membaca secara langsung dan memanfaatkan layanan yang ada. 

Sejak 16 Maret 2020 Perpustakaan UMK memang membatasi akses layanan di lantai dua. Para pengunjung yang ingin meminjam buku di layanan sirkulasi akan dibantu oleh petugas perpustakaan mencarikan bukunya dan tidak diperbolehkan untuk mencari buku sendiri. Sedangkan perpanjangan pengembalian buku dapat dilakukan melalui Whatsapp ataupun datang langsung. Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. 

Setelah satu tahun tutup, akhirnya senin 28 Maret 2022 layanan baca ditempat kembali di buka. Pemustaka dapat berkunjung di perpustakaan UMK setiap hari senin-jumat  pukul 08.00-16.00 WIB dan khusus di hari sabtu pukul 08.00-14.00 WIB. 

Kabar ini menyebar ke telinga mahasiswa Universitas Muria Kudus “Senang rasanya karena bisa lebih mudah lagi untuk mengakses buku sesuai yang diinginkan dan bisa mengerjakan tugas di lantai dua perpustakaan UMK” Tutur cantika seorang mahasiswa dari fakultas psikologi Universitas Muria Kudus. 

Tidak hanya dapat memanfaatkan layanan baca di tempat, pemustaka juga dapat memanfaatkan berbagai layanan seperti layanan sirkulasi, layanan referensi, layanan multimedia, layanan repository, layanan deteksi plagiat, pojok PKM, layanan skripsi, layanan print dan scan, layanan foto copy, layanan curhat, layanan kafe mini perpustakaan, layanan literasi informasi, UMK studio, e-book, layanan online, dll. 

Layanan kekudusan dan juga Waroeng Prancis akan segera menyusul untuk dibuka. Namun, untuk saat ini dua layanan ini masih belum dibuka untuk pemustaka. 

“Meskipun Perpustakaan UMK telah membuka layanan baca di tempat, kapasitas pengunjung lantai dua maupun lantai tiga perpustakaan masih dibatasi” Ucap Asih “Maksimal pengunjung di setiap lantai berjumlah 25 orang saja“ Imbuh pustakawan UMK tersebut. 

Pemustaka yang datang dihimbau untuk tetap mentaati protokol kesehatan dengan menerapkan gerakan 5M seperti menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan/menggunakan hand sanitize, menghindari  kerumunan dan membatasi mobilitas.(Meta) 

 

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

UMK - Podcast Seputar Ramadhan UMK (SERU) episode 2 mengundang dua narasumber konten kreator youtube Sinau Hurip dan juga alumni S2 Psikologi Universitas Muria Kudus yakni Heni Mustikaningati serta Sukaryo Adi Putra.Tayang setiap Senin dan Kamis selama bulan Ramadhan, Podcast Ramadhan SERU ditayangkan langsung pada channel youtube Universitas Muria Kudus Official. Sukaryo dan Heni yang mengawali youtube Sinau Hurip Oktober 2019, menceritakan awal mula isi konten mereka berisikan anak-anak inspiratif walaupun memiliki keterbatasan dan berkebutuhan khusus. "Dulunya konten Sinau Hurip tidak se viral seperti konten ODGJ sekarang ini, masih mengangkat orang berkebutuhan khusus yang bisa mengisnpirasi dan memotivasi", ucap Adi. Berjalannya waktu, konten Sinau Hurip mulai mendapatkan respon positif dari viewer di saat pandemi hingga sekaran total viewer sebanyak 142.050.171 kali dengan 934.000 subscriber.

Memiliki jargon "Belajar Hidup dari Kehidupan", Sinau Hurip mengajak masyarakat belajar hidup dari kehidupan dengan memanusiakan manusia lain diantaranya orang berkebutuhan khusus dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) serta menekankan bahwa ODGJ juga manusia seperti kita. "Sampai sekarang ini ada 109 ODGJ yang ditemukan keluarga melalui Sinau Hurip, bahkan ada yang hilang sampai 40 tahun dan bisa bertemu melalui Sinau Hurip", ucap sukaryo. Namun juga terdapat beberapa ODGJ belum bisa pulang dan harus dilakukan perawatan karena memiliki riwayat yang agresif dan perlu pengobatan dan pendampingan. "Kebanyakan ODGJ itu hilang karena berhalusinasi, dan keluarga sulit karena kehilangan jejak, setelah ketemu melalui sinau hurip, keluarga ODGJ pasti merasakan haru dan pilu karena telah belasan atau puluhan tahun berpisah", ucap Heni.

Sukaryo Adi Putro dan Heni Mustikaningati "ODGJ itu bisa sehat kembali jika penanganan dan pengobatannya benar, seperti pak Umar yang viral dulunya kita sarankan pengobatan di Rumah Sakit Jiwa , baru direhabilitasi dulu di Margo Laras", ucap Adi. Kedua narasumber yang memiliki basic dasar ilmu menghadapi ODGJ ini mengatakan bahwa menangani ODGJ memang ada ilmu dasar dan psikologi penanganannya. Melihat ODGJ bisa sembuh dan sehat kembali memotivasi kedua narasumber ini untuk tetap membantu orang-orang dengan kebutuhan dan perhatian dari kita sesama manusia karena pada dasarnya mereka juga manusia yang membutuhkan kasih sayang dari kita. (Humas-Linfokom)

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

UMK - Ramadhan Seru episode 3 Universitas Muria Kudus mengundang narasumber Uzlifatul Baehaqi alumni Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sekaligus peraih Beasiswa Bidikmisi. Terlaksana live di akun youtube Universitas Muria Kudus Official, Uzlifatul yang biasa dipanggil Ibu Peri ini memberikan tips and trik untuk mendapatkan dan mencari beasiswa saat kuliah. Ibu Peri yang memiliki kesibukan sebagai guru Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SLB Lentera Hati Kudus dan juga sebagai pendongeng ini menceritakan proses dirinya dalam berjuang mendapatkan beasiswa untuk kuliah, "Semua persiapan dalam mendapatkan beasiswa harus jauh-jauh hari sudah dipersiapkan dengan matang, karena prosesnya panjang", ucapnya.

Perempuan asal brebes ini menceritakan bagaimana seleksi beasiswa bidikmisi pada zaman nya dahulu,"Dari mulai daftar di web, memilih jalur dan jurusan yang dipilih, hingga tahapan survey rumah sampai pengumuman", terangnya. Ibu Peri menceritakan jika dirinya dulu didatangi oleh tim survey pada jam 10 malam, "Dulu tim survey datang ke rumah saya di Brebes jam 10 malam, ini biasanya untuk kroscek langsung data yang kita unggah pada pengajuan beasiswa", tambahnya. Banyak prestasi yang diraih oleh Uzli salah satunya adalah pada bidang dongeng, akrab dipanggil Ibu Peri dirinya sering mengisi diberbagai acara sebagai pendongeng serta menjuarai perlombaan dongeng. Uzli yang dulunya aktif ikut organisasi broadcasting UMK ini juga menunjukkan keahliannya memperagakan boneka yang dinamakan UKI, "Menggunakan boneka UKI (Unik,Keren,Imut) akan menambahkan kesan ceria dan mudah mendapatkan perhatian sama anak-anak ketika mendongeng sehingga kita bisa memasukkan pesan yang akan kita sampaikan ke mereka", ucapnya.

Ramadhan SERU yang tayang setiap Senin dan Kamis selama bulan Ramadhan ini akan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif yang akan memberikan motivasi dan cerita unik menarik serta tausiyah dari ustadz untuk menjawab pertanyaan seputar ramadhan di Universitas Muria Kudus. (Humas-Linfokom)

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

UMK - Memasuki bulan Ramadhan 1443 H , Universitas Muria Kudus kembali mengadakan kegiatan Ramadhan SERU (Seputar Ramadhan UMK) jilid 2. Menghadirkan Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si sebagai narasumber di episode 1, Ramadhan SERU telah mengumpulkan pertanyaan melalui media sosial untuk diulas langsung bersama narasumber yang hadir. Di siarkan secara live di youtube Universitas Muria Kudus Official (9/4/2022), Rektor UMK menjawab beberapa pertanyaan dari netizen seputar Ramadhan dan Universitas Muria Kudus. Makna Ramadhan menurut Rektor UMK yakni , ramadhan merupakan anugrah dari Allah SWT untuk kontrol periodik kita atas perbuatan yang kita lakukan selama satu bulan dan harus kita manfaatkan serta optimalkan menuju ketakwaan. "Ini adalah Premium Time, waktu yang istimewa untuk menggerakkan seluruh pikiran dan perbuatan kita agar tetap tuma'ninah dalam balutan kebersamaan spirit Allah SWT", ucap Rektor asli Grobogan tersebut.

Rektor UMK juga menyebutkan makanan takjil favorit dirinya diantaranya Kurma Sukari, kolak waluh pisang, dan minuman teh tubruk. Makanan kesukaan Rektor ini menambah suasana khas Ramadhan bulan yang penuh dengan keistimewaan menurutnya. Menurut Rektor UMK, anak muda sekarang kebanyakan terjebak mengkonsumsi junk food dan karbohidrat yang berlebih padahal tidak baik bagi kesehatan, "Momentum Ramadhan ini mari perbanyak buah dan sayur kurangi karbo" ucapnya. Selain mengontrol makanan , tak lupa kita juga harus menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga secara berkala walaupun sedang menjalani puasa ramadhan. Terakhir, pesan dari Prof Darsono kepada anak muda sekarang adalah "Waktu itu tidak berulang dan selalu maju, maka kita harus memanfaatkan waktu dengan baik supaya tidak ada penyesalan di kemudian hari, pengaturan waktu yang baik akan berbuah baik dan pengaturan yang tidak baik juga akan berbuah tidak baik", pungkasnya.

Ramadhan SERU jilid 2 ini akan rutin dilakukan setiap hari senin dan kamis pada bulan ramadhan dengan mengundang narasumber dan ustadz untuk membahas Seputar Ramadhan di Universitas Muria Kudus. (Humas-Linfokom)

Halaman 1 dari 9