Previous Next

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK - Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta melakukan studi banding dan kerjasama ke Universitas Muria Kudus (UMK). Kedatangan rombongan tersebut untuk mengetahui pengembangan perpustakaan di UMK, karena UPT Perpustakaan UMK mendapatkan akreditasi A.

Kepala UPT Perpustakaan UMK Noor Athiyah, M.Hum mengatakan, kedatangan rombongan dari UTp Surakarta tentunya disambut baik. Karena bisa sharing antar dua perguruan tinggi, sehingga bisa memberikan hal positif, terutama dalam hal pengelolaan perpustakaan. "Kami berterimakasih atas kunjungannya, menjadikan UMK sebagai lokasi studi banding," katanya kemarin.

Untuk Perputakaan UMK memang sudah terakreditasi A, sehingga semua komponen standar penilaian sudah terpenuhi semua. Pihaknya tentu sudah menyiapkan sarana prasarana dan lainnya hingga memenuhi standar tersebut sehingga mendapatkan akreditasi A.

Dalam proses akreditasi, ada enam komponen utama yang harus dipenuhi, aspek koleksi dengan bobot penilaian 20, sarana dan prasarana bobotnya 15 dan pelayanan perpustakaan bobotnya 25. Lalu tenaga perpustakaan bobotnya 20, penyelenggaraan dan pengelolaan bobotnya 15, dan komponen penguat dengan bobot 5.

Dr. Achmad Fatchul Aziz, MP mengatakan, kunjungan ke UMK karena ingin belajar tentang pengelolaan perpustakaan, selain itu juga diskusi serta kerjasama. "Kami tentu ingin ada jalinan kerjasama antara UTP dan UMK," jelasnya.

Banyak hal yang perlu dipelajari untuk pengembangan pengelolaan perpustakaan, pihaknya memilih UMK karena memang sudah terakreditasi A. Sehingga akan banyak hal yang dipelajari, karena bsia mengetahui kelebihan dan kekurangan yang ada di perpustakaan UTP.

Tentunya, dengan kunjungan tersebut dapat menajdi jembatan agar pengelolaan perpustakaan semakin baik. Karena memang pihaknya butuh banyak referensi sehingga pengembangan perpustakaan bisa maksimal. (Humas-Linfokom)

Previous Next

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melakukan visitasi akreditasi kepada UPT Perpustakaan Universitas Muria Kudus (UMK). Visitasi ini untuk melihat seberapa baik Perpustakaan yang dimiliki UMK.

Dua asesor yang melakukan visitasi akreditasi dari Perpusnas RI, yakni Atikah, S.Sos, M.Si dan Arsi Suparni, S.Sos, M.Hum. Keduanya melakukan visitasi pada 19 November 2019. ”Saat ini banyak tuntutan untuk perpustakaan, sehingga harus ada standar yang harus dipenuhi,” katanya saat visitasi akreditasi.

Termasuk sumber daya manusia (SDM) perpustakaan atau pustakawan, karena pustakawan tidak hanya penjaga buku, melainkan lebih dari itu. Pustakawan harus mampu menjadi sumber informasi. Bahkan siswa atau mahasiswa menuntut pustakawan seperti google.

Sehingga pustakawan memang harus terus melakukan update informasi untuk meningkatkan kemampuan diri. Apalagi tuntutan pustakawan semakin besar, tidak hanya sebagai penjaga buku semata.

Dalam visitasi tersebut, tidak hanya perpustakaan pusat saja yang dilihat, melainkan juga perpustakaan yang ada di setiap jurusan. Karena memang perpustakaan harus tersebar disetiap jurusan, bukan hanya perpustakaan pusat saja.

Ada yang unik di Perpustakaan UMK, yakni layanan kekudusan, layanan tersebut mempunyai koleksi khusus kekudusan, mengangkat budaya Kudus. ”Ini cukup menarik, bisa mengenalkan budaya Kudus,” terangnya.

Saat audiensi, enam komponen utama penilaian menjadi perhatian, yaitu aspek koleksi dengan bobot penilaian 20, sarana dan prasarana bobotnya 15 dan pelayanan perpustakaan bobotnya 25. Lalu  tenaga perpustakaan bobotnya 20, penyelenggaraan dan pengelolaan bobotnya 15, dan komponen penguat dengan bobot 5.

Usai melakukan visitasi di perpustakaan sesuai Instrumen yang ada, hasilnya akan disidangkan di Lembaga Akreditas Perpustakaan Nasional. Harapannya, mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan. “Kalau dilihat dari isian borang, Perpustakaan UMK sudah bagus, semoga hasil visitasi kita ini nanti relevan dengan isian borang tersebut,” ujar Atikah.

Sementara itu, Rektor UMK Dr. Suparnyo, SH. MS mengatakan, semoga nanti hasil dari visitasi UPT Perpustakaan hasilnya sesuai yang di harapkan dan Perpustakaan UMK bisa lebih maju lagi. Karena pihaknya juga sudah melakukan proses penyiapan perpustakaan yang ada di UMK agar sesuai standar yang ada.(linfokom-Humas)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – UPT Perpustakaan Universitas Muria Kudus (UMK) bakal memudahkan pengunjung dalam mengakses e-journal. Selama ini ada yang merasa kesulitan untuk memanfaatan e-journal. UPT Perpustakaan akan membuat tutorial berbentuk video maupun leaflet.

Pembuatan tutorial tersebut muncul saat dilakukan pelatihan literasi informasi kepada mahasiswa baru Magister Ilmu Hukum (MIH) pada 20 September 2019. Sebanyak 31 peserta mengikuti kegiatan tersebut.

Pemateri yang juga Pustakawan UMK Firman Al Mubarok mengatakan, dalam pelatihan tersebut memang muncul usulan pembuatan tutorial. Karena banyak yang masih bingung, sehingga butuh panduan. ”Usulan cukup bagus dan akan kami tindaklanjuti,” katanya.

Kedepan, pihaknya akan membuat video tutorial atau leaflet untuk langkah-langkah pemanfaatan e-journal Perpustakaan UMK. Tak hanya untuk e-journal, pihaknya juga akan membuat tutorial video untuk layanan turnitin guna memudahkan mahasiswa.

Ada dua materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut, pertama layanan perpustakaan outside. Layanan tersebut terkait tentang database jurnal yang dimiliki UPT Perpustakaan yang bekerjasama dengan pihak ketiga.

Materi kedua terkait layanan turnitin, layanan ini berupa layanan untuk mendeteksi plagiat berbasis internet. Sehingga mahasiswa bisa mengetahui sebuah karya plagiat atau tidak, sehingga diharapkan karya mahasiswa benar-benar orisinil, bukan plagiat. ”Jadi layanan ini sangat penting,” terangnya.

Pemateri lainnya R. Ayu Siti Lathifah menambahkan, untuk pelatihan turnitin, UPT Perpustakaan UMK tidak hanya sekali ini saja memberikan pelatihan kepada mahasiswa MIH. Namun ketika semua mahsiswa sudah mempunyai email @std.umk.ac.id, pihaknya siap memberikan pelatihan lagi.

Sehingga kedepannya, semua mahasiswa bisa mengakses secara maksimal layanan Perpustakaan UMK sesuai kebutuhannya. Baik e-journal yang cukup banyak hingga layanan turnitin. (Perpus-Humas)

Previous Next

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) menjalin kerjasama dengan Perpustakaan Nasional untuk pengembangan perpustakaan UMK. Banyak kerjasama yang akan dijalankan, mulai dari pengembangan sumber daya manusia (SDM) hingga pengembangan pangkalan data dan repository digital.

Kepala Perpustakaan UMK Noor Atiyah mengatakan, kerjasama yang dilakukan dengan Perpustakaan Nasional tentunya diharapkan mampu untuk mengembangkan perpustakaan UMK lebih baik kedepannya. ”Ini awal yang baik, nantinya akan ditindaklanjuti bersama,” katanya saat penandatanganan kerjasama di Hoten Novotel Lampung Kamis (3/10/2019).

Kerjasama yang dilakukan selain untuk pengembangan SDM yakni pengembangan dan pemanfaatan aplikasi otomasi perpustakaan inlislite. Lalu ada pengembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang perpusdokinfo dan perluasan jejaring perpustakaan melalui pengembangan pangkalan data dan repository digital, Indonesia OneSearch (IOS), iPusnas, dan publikasi ilmiah.

Selanjutnya ada pengembangan dan pemanfaatan bersama koleksi perpustakaan, ada juga pertemuan ilmiah, penelitian, dan publikasi bersama dalam bidang perpustakaan. Selain itu ada penghimpunan dan pelestarian karya cetak karya rekam (KCKR) dan pelaksanaan promosi perpustakaan dan pengembangan budaya baca.

Semua ruang lingkup kerjasama tersebut nantinya akan digarap bersama, sehingga diharapan pengelolaan dan pengembangan perpustakaan UMK bisa semakin baik. Apalagi perpustakaan fungsinya sangat penting dalam sebuah perguruan tinggi. ”Kami terus berupaya agar bisa lebih baik, termasuk dengan adanya kerjasama dengan Perpustakaan Nasional,” terangnya.

Sementara itu, Muhammad Syarif Bando mengatakan, perguruan tinggi yang ikut dalam kerjasama akan diprioritaskan mengikuti sosialisasi E-resources pada 2020 mendatang. E-resources terdapat koleksi elektronik dan tersedia online, buku, jurnal, majalah, korabn, ensiklopedia, handout, manual, arsip, naskah kuno bentuk digital dan lainnya.

Dia menambahkan, perguruan tinggi harus menyiapkan lulusan yang kompetitif. Keberhasilan tersebut diawali dengan banyak membaca. Sehingga lulusan perguruan tinggi bisa merubah paradigmanya dari mental penumpang menjadi mental driver. (Linfokom-Humas)

Previous Next

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

UMK -  Perpustakaan Universitas Muria Kudus (UMK) memperingati bulan kunjung perpustakaan dengan mengadakan lomba literasi. Ada game yang bisa diikuti oleh pengunjung perpustakaan dan bagi pemenang, sudah disiapkan beberapa hadiah menarik.

Pustakawan UMK Asih Winarti mengatakan, ada 17 mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan itu dilaksanakan Senin, 30 September 2019. ”Ini merupakan salah satu kegiatan yang kami lakukan untuk promosi perpustakaan,” katanya.

Game yang dilakukan yakni, peserta mencari buku yang judulnya sudah disediakan panitia. Di dalam buku tersebut ada kertas yang isinya untuk melakukan tahap perlombaan berikutnya. Nantinya peserta akan mendapatkan petunjuk lagi hingga bisa menemukan sebuah buku jurnal dan jurnal elektronik yang nantinya harus ditunjukkan panitia.

Dengan game tersebut, peserta atau mahasiswa diharapkan memahami proses pencarian sebuah buku atau jurnal untuk referensi tugas kuliah, skripsi, dan penelitian. Karena fasilitas yang dimiliki perpustakaan juga sudah cukup baik, termasuk untuk jurnal elektronik. ”Ini sangat menarik, edukasinya juga ada,” terangnya.

Pihaknya sudah menyiapkan flashdisk 32 GB, speaker aktif, power bank, handset dan buku best seller sebagai hadiah. Sehingga peserta makin termotivasi untuk mengikuti games literasi tersebut.

Mereka yang memenangkan lomba yakni, juara 1 Choirul Anam dari Progdi Sistem Informasi, juara 2 Lutfia Khoirun N dari Progdi PGSD, juara 3 Nadya Lina Malicha dan juara harapan 1  Lia Aulia, juara harapan 2 M. Abdullah Muthik dari Progdi Teknik Informatika, juara harapan 3 M. Deni Setiawan dari Progdi Manajemen.

Sementara untuk pesertanya yakni Nailissa’adah, Berly Asri D, Bella Wakhida, Ramdhani Fajar Adi P, Nadya Lina Malicha, dan M. Deni Setiawan dari Progdi Manajemen. Selanjutnya ada Fatzlul Mahfud, Lia Aulia dari Progdi Akuntansi, M. Abdullah Muthik dari Progdi Teknik Informatika, Chalisa Hapsari dari Progdi Akuntansi.

Lalu ada Sa’adah, dan Lutfia Khoirun N dari Progdi PGSD, Choirul Anam, dan Sovia  dari Progdi Sistem informasi, Alviyah Vina Riyanti dan Moniv Violita O dari Progdi Hukum. (Perpus-Humas)

Page 1 of 7